Senin, 11 Mei 2015

Stisipol Chandradimuka Goes to Media

Stisipol Chandradimuka Goes to Media

Pada Hari Rabu 29 April 2015 Bertempat di kampus Stisipol Candradimuka Palembang Menghadiri Kegiatan Goes To Media dengan rombongan
Semester 2A dan B untuk mengunjungi beberapa media dan tempat wisata di daerah palembang. Perjalanan ini dilakukan untuk kebersamaan mahasiswa ilmu komunikasi semester 2 untuk tujuan belajar secara langsung ke media massa .
                                                                      

Pada awal perjalanan kami semua dikumpulkan di dalam kampus untuk pendataan yang akan ikut kujungan, semua orang terlihat sibuk dengan kelompok nya masing - masing seperti yang saya lihat di kampus .



Perjalanan dilanjutkan ke museum balaputra dewa dan taman wisata Punti kayu. Sepi adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kedua tempat ini. Museum yang menyimpan banyak kekayaan sejarah dan hutan yang menyimpan kekayaan alam seperti terbengkalai. Dalam hal ini pemerintah tidak bisa disalahkan, pemerintah sudah membangun objek wisata tapi memang masyarakatnya yang tidak menghargainya. Masyarakat sekarang lebih menyukai wisata modern seperti mall dan Taman.  Mengubah pola pikir masyarakat adalah salah satu caranya, sedikit demi sedikit masyarakat harus digiring untuk menyukai Ilmu Pengetahuan dan wisata kota sendiri. Jika di daerah lain seseorang dengan bangganya MengUpload Foto di tempat objek wisata kitanya. Di sini sebaliknya kita dengan bangga mengUpload foto di objek wisata Kota lain




Perjalanan dilanjutkan ke Taman purbakala bukit Siguntang. Objek wisata ini tidak jauh beda dari objek wisata yang kami datangi tadi. Mungkin tidak ada unsur Modernnya yang membuat tempat ini begitu sepi. Bisa dibilang kami hanya nupang makan disana. Tidak ada hal yang menarik disana yang bisa diceritakan.







Perjalanan dilanjutkan ke Al Quran Al-akbar, sebuah mahakarya santri pondok pesantren yang berhasil membuat alquran di atas lembaran kayu. Hal yang bisa dipetik dari tempat ini adalah tidak semua orang pernah khatam alquran, hanya sekedar membaca saja banyak orang tidak mampu, apalagi mereka yang mengukir setiap ayat demi ayat secara hati-hati dan bertahun-tahun tidak diragukan lagi membutuhkan kesabaran tinggi untuk membuatnya., berkah yang bisa dirasakan adalah masyarakat sekitar pun ikut merasakan berkah dari tempat ini. Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang beranfaat bagi orang lain
Perjalanan dan kesan kali ini cukup sukses dan mengesankan terimakasih .